oleh

Buku Berjudul “Kapolres Pejuang Duafa”Diluncurkan

Batu BaraToday- Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis,meresmikan peluncuran buku yang berjudul ‘Kapolres Pejuang Duafa’ yang ditulis oleh Drs. Syaiful Syafri, MM. Peluncuran dan Bedah Buku Kapolres Pejuang Duafa,berlangsung di Aula Bhayangkari Polres Batu Bara, Rabu (26/8)

Sebagai penulis buku berjudul Kapolres pejuang duafa Drs. Syaiful Syafri, MM mengatakan ini motivasi sebagai penulis buku tersebut,yang sebenarnya ini adalah ide Pak Bupati Batubara ir Zahir, dia menyarankan saya untuk menulis buku tentang Pak Kapolres ini, disitu saya langsung tergerak dan kebetulan memang sosok Pak Ikhwan ini merupakan sosok yang sangat jarang dimiliki oleh setiap pemimpin.

Secara resmi Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis meluncurkan buku berjudul Kapolres pejuang duafa
Secara resmi Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis meluncurkan buku berjudul Kapolres pejuang duafa

“Mulai dari itulah rutinitasnya bersedekah hingga menciptakan suatu kamtibmas di Kabupaten Batubara tetap terjaga denagan bersedekah bersama KSJ. Saya harap buku ini dapat menjadi motivasi bagi para pembacanya agar semakin banyak yang bersedekah di Indonesia ini,” ujarnya.

Sementara Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis, SH, MH mengaku dirinya terkejut dan sangat bangga dengan diterbitkannya buku ini, saya sempat merasa terkejut bahwa ada yang menulis jalan hidup saya, namun saya sangat bangga dengan diluncurkannya buku ini.

Dari bersedekah memang saya sangat merasakan banyak manfaatnya, mulai dari kesehatan hingga karir anak-anak saya semakin meningkat. Terlebih-lebih lagi dalam menjaga kantibmas disuatu daerah, seperti halnya tawuran di Tanjung Tiram yang dulunya sering terjadi dan Alhamdulillah sekarang sudah kondusif.

Dengan diluncurkannya buku ini saya berharap agar banyak diminati oleh masyarakat, sehingga nantinya semakin banyak yang tergerak hatinya untuk bersedekah,” ujarnya.

Pantauan media, kegiatan tersebut dihadiri oleh para pakar ahli bahasa, Rektor Univ Asahan, Rektor STIE Bunga Bangsa Medan, Guru Besar Unimed Prof Dr. Efendi Napitupulu Mpd, Dr. Ikhwan Azhari Dosen Pasca Sarjana Unimed, Dr. Perapat Gultom M. Eng, Dosen Pasca Sarjana Univ Sumatera Utara, Dr Moch. Yusri MSI dan Mumahammad Arifin Spd, Mpd dari Univ Muhammadiyah Sumatera Utara, serta Dr Aswan Jaya dari Univ Dharma Agung Medan.(ru)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed