oleh

Arman Chandra Pimpinan Rapat Kerja Daerah Forum CSR Kesos Sumut Tahun 2021.

MedanToday- Arman Chandra selaku Ketua Forum CSR Kesejahteraan Sosial Sumut secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah Sumatera Utara bagi para pengurus, sekaligus memimpin Rakerda tahun 2021, Jumat (18/06) di Aula Dinas Sosial Jalan Sampul Medan.

Rapat Kerja Forum CSR Kesos Sumut yang dihadiri Kepala Dinas Sosial Sumut diwakili Rays Kari selaku unsur dewan Pembina dan Syaiful Syafri dari unsur dewan pengawas itu diikuti oleh para pengurus Forum CSR Kesos Sumut serta mewakili Duta Pendidikan Sumut Julfan Siregar yang didampingi Ridho dan Dion Sianturi.

Menurut Arman Chandra bahwa Rapat Kerja Daerah Forum CSR Kesos Sumut bertujuan untuk menyusun program kerja Forum untuk satu tahun berjalan dan untuk jangka lima tahun mendatang agar Forum CSR dalam bekerja dapat bersinerji dengan Pemerintah dan Dunia usaha dalam menangani kemiskinan dan pandemi covid 19 yang masih berkepanjangan.

Sementara itu Kadis Sosial Sumut yang diwakili Rais Kari M.AP selaku Kabid Pemberdayaan Sosial dalam sambutan menjelaskan bahwa kehadiran Forum CSR Kesos Sumut sangat membantu tugas tugas Pemerintah Daerah untuk menangani permasalahan Sosial di Sumatera Utara, karenanya Dinas Sosial Sumatera Utara akan memberikan dukungan penuh dan akan membantu kebutuhan data permasalahan sosial di Sumut yang ada.

Rapat kerja daerah yang dihadiri unsur Wakil Ketua Bidang 1Yandi Yohanes Purba, Wakil Ketua Bidang 2 Parapat Gultom, Wakil Ketua Bidang 3 dan 4 serta Sekretaris Mery Sulianty disamping unsur pengurus lainya seperti H. Fahrizal, Erni, Yosef Herianto, kawalta Ginting, A.KS kasi Pemberdayaan Sosial dan Kelembagaan Masyarakat dan lainya, masing masing bidang memaparkan berbagai rencana kerja secara tehnis yang berhubungan dengan kehadiran Forum CSR Kesos di Sumut.

Wakil Ketua 2 Bidang Tehnologi dan Komunikasi Parapat Gultom yang merupakan alumni Doktoral Kansas State University Manhattan ,USA ini menjelaskan bahwa keseluruhan rencana kerja Forum CSR Kesos Sumut berorientasi kepada data permasalahan sosial di Sumut yang diperoleh melalui Badan Pusat Statistik ( BPS ) dan disesuaikan dengan data masalah sosial yang ada di lingkungan Pemerintah Propinsi Sumut.

Karenanya apa yang akan di kerjakan Forum akan berbasis kajian dan riset, serta evaluasi kerja yang akan diekspose melalui aplikasi digital dan buletin serta liflet dalam rangka membangun kepercayaan pengusaha yang membantu anggaran melalui dana CSR, tegas Parapat Gultom yang juga Dosen Pasca Sarjana USU.

Sementara itu Dewan Pengawas Syaiful Syafri dalam Rapat Kerja Daerah mengingatkan bahwa Gubsu Edy Rahmayadi telah banyak memberikan pandangan untuk membangun masalah sosial disumut, termasuk Pangdam I/BB Mayor Jendral TNI Hassanudin serta unsur Pembina R.E. Nainggolan yang mengingat pentingnya program pemberdayaan sosial kepada masyarakat untuk kesejahteraan, serta bagaimana membantu masyarakat ditengah Covid 19 yang berdampak kesehatan, sosial dan ekonomi untuk menjadi perioritas perhatian Forum CSR Kesos Sumut dalam program kerjanya.

Karena kata Syaiful Syafri Forum CSR Kesos sebagai mitra kerja Pemerintah dan Dunia usaha dalam menangani permasalahan sosial seperti kemiskinan, keterlantaran, disabilitas, korban bencana, termasuk komunitas adat terpencil dan lainya jelas dasar hukum nya yang tertuang dalam peraturan perundang undangan,(rd

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed